Harus selalu diingat, bahwa ini dunia nyata, bukan maya. Jadi semua yang tercipta bukan semata-mata tentang jatuh cinta, dan selanjutnya pasti bahagia. Seluruh manusia, pasti pernah mengalami lika-liku hidup, tetapi bagaimana kamu menjaga ambisi, agar tetap membara dan tak redup. Karena hidup terlalu singkat, untuk kau lewati dengan tidak cermat.
Karena yang sebenarnya sayang, adalah ia yang kau sebut tempat pulang.
Memang terkadang, kita perlu dikecewakan, agar lebih bijak mensyukuri kebahagiaan. Namun jika kau terus tersakiti oleh harapan, dan tak pernah bisa bertemu akan kepastian, lebih baik yang demikian itu lupakan, kemudian persiapkan secara matang tentang masa depan.
Tumbuhlah dewasa, sudah sepantasnya kau pandai mengolah rasa. Sudah saatnya, kau memilih apa yang membuat bahagia, dan tinggalkan yang selama ini buatmu terluka. Mungkin benar , kasih ibu memang tak terbatas, namun perasaanmu mungkin saja tak terbalas.
Karena yang sebenarnya sayang, adalah ia yang kau sebut tempat pulang.
Komentar
Posting Komentar